Melakukan bore up, itu berarti merubah setingan standar yang sudah dikeluarkan oleh pabrik. Itulah sebabnya bore up ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan si pengendara itu sendiri.
Berikut cara aman melakukan bore up mesin motor:
1. Kapasitas mesin
Hal yang perlu diperhatikan pertama kali adalah seberapa besar Anda ingin menaikkan kapasitas mesin. Lihat dulu kemampuan dari blok mesin sepeda motor Anda. Usahakan untuk tidak terlalu memaksakan bore up sampai liner jadi terlalu tipis.
2. Pilih liner yang tebal
Jika terpaksa harus mengganti liner, maka pilihlah liner yang tebal. Tujuannya agar mesin tidak pecah atau jebol. Liner yang tipis bisa mengakibatkan suhu pada mesin jadi meningkat hingga tidak kuat dalam menahan kompresi. Akibatnya mesin mudah mati, bahkan rusak.3. Piston jenis keramik
Setelah melakukan bore up pada blok mesin, sekarang saatnya Anda memilih piston yang ukurannya pas. Disarankan untuk memilih piston dengan lapisan keramik. Karena piston dengan jenis ini mampu menahan panas yang cukup tinggi.4. Sistem pelumasan
Sebelum dipasang, pastikan sistem pelumasan pada mesin bisa mengalir dengan baik. Selain untuk mencegah keausan pada mesin, sistem pelumasan yang baik ini juga bermanfaat untuk menjaga mesin supaya tetap dingin. Dengan demikian performa mesin jadi lebih bertenaga.5. Pemasangan yang rapi
Pastikan dalam melakukan bore up, semua pemasangan dilakukan dengan rapi. Karena pemasangan yang tidak rapi bisa mengakibatkan mesin bermasalah hingga pada akhirnya mengalami kerusakan secara keseluruhan.Jika ingin melakukan bore up ke kapasitas mesin yang besar, disarankan untuk mengganti blok mesin. Karena blok mesin standar keluaran pabrik tidak akan bisa bertahan jika di-bore up terlalu besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar